Supremasikonstitusi, di samping merupakan konsekuensi dari konsep negara hukum, sekaligus merupakan pelaksanaan demokrasi karena konstitusi adalah wujud perjanjian sosial tertinggi.1 Berdasarkan teori kontrak sosial, untuk memenuhi hak-hak tiap manusia, tidak mungkin dicapai masing-masing orang secara individual, tetapi harus bersamasama. Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang ada di SMP Negeri 6 Banjarmasin dibarengi dengan di masukkannya nilai-nilai pendidikan multikultural guna menciptakannya generasi penerus bangsa yang mempunyai 4 akhlak yang baik, menjunjung nilai kesetaraan karena adanya perbedaan, karena adanya keberagaman dan sikap yang harus diutamakan adalah Terlebihlagi dalam beberapa pasal dalam UUD 1945 pasca amanedemen II, pengaturan hak asasi manusia sudah sangat kongkrit sebagimana yang dimaksud dalam 28A, ps. 28 B, Pasal 28D ayat 1 dan ayat 2, Pasal 28 E, Pasal 28G, Pasal 28H,Pasal 28I, Pasal 28J, dan Pasal 29, juga UU nomor 39 tahun 1999 tentang HAM. Oleh karena itu Undang-undang anti Jikadikaitkan dengan penggolongan atas manusia Oleh karena itu, menurut Hick, kita harus menghindari penggunaan istilah terhadap penganut agama lain sebagai orang Kristen Anonim, Islam Anonim, Hindu Anonim, Buddha Anonim dan sejenisnya. Rethinking Multiculturalism, Keragaman Budaya dan Teori Politik, (Jogyakarta: Impulse, 2008), Dengandemikian dibutuhkan sebuah ideologi yang netral namun dapat mengayomi berbagai keragaman yang ada di Indonesia. Oleh karena itu Pancasila sebagai dasar negara dan menjadi ideologi bangsa ini yang diharapkan bisa mempersatukan bangsa. Namun yang menjadi permasalahan saat ini adalah bunyi dan butir pada sila pertama. YBsHN. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Manusia diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya.[1] Diciptakan memiliki berbagai organ tubuh yang mempunyai fungsi tersendiri, untuk menghadapi segala bentuk permasalahan yang akan dihadapi oleh manusia. Karena pada hakikatnya manusia tidak terlepas dari masalah. Jika ada orang yang mengaku tidak mempunyai masalah, maka itulah masalahnya. Bahkan manusia itu sendiri menjadi masalah bagi manusia.[2]Manusia merupakan makhluk individu sekaligus makhluk sosial, makhluk yang diciptakan oleh Tuhan dengan memiliki akal dan perasaan yang saling mengisi, menopang dan berjalan beriringan. Tersebab akal sehat pulalah, ketika manusia menjalani kehidupan, pasti memiliki tujuan.[3] Inilah yang menjadi salah satu pembeda, di mana manusia memiliki akal yang dapat memikirkan sesuatu yang ada dan atau yang terjadi di sekelilingnya. Lantas bagaimana manusia menyikapi semua perbedaan yang ada di sekitarnya?Dewasa ini, terdapat banyak sekali perbincangan terkait permasalahan keragaman dan kesetaraan manusia di dalam masyarakat. Permasalahan ini sebenarnya sudah banyak dibahas oleh para ahli dan intelek pada bidangnya, baik di dalam ataupun di luar negri. Isu keragaman dan kesetaraan manusia memang selalu menjadi topik yang menarik untuk diperbincangkan. Karena secara empiris memang banyak terjadi diskriminasi dan kesenjangan satu sama lain. Menurut KBBI, keragaman berasal dari kata 'ragam' yang artinya macam atau jenis. Keragaman manusia berarti bermacam-macam manusia, baik itu ditinjau dari aspek ras, gender, suku, bangsa, agama maupun budaya. Keragaman tersebut dipengaruhi oleh faktor lingkungan yang berbeda di setiap tempat, dan memang kita diciptakan dengan berbagai perbedaan guna saling mengenal.[4]Keragaman di dalam masyarakat akan membuat setiap individu belajar menghargai perbedaan. Dalam suatu lingkup RT saja, mungkin bisa berbeda-beda ras bahkan sampai sifat dan watak. Di sinilah manusia bisa terdidik secara alami, bagaimana caranya memahami dan menghargai dan perbedaan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Sebagai contoh, perbedaan antara laki-laki dan perempuan yang memang secara genetik hampir tidak ada perbedaan antara keduanya, tetapi hakikatnya ada beberapa perbedaan dalam segi fisik maupun psikologis.[5] Perbedaan itulah yang membuat laki-laki dan perempuan saling melengkapi bukan malah perihal keragaman, tidak akan jauh dengan pembahasan kesetaraan. Karena di mana ada keragaman di dalam ruang lingkup masyarakat, pasti ingin adanya kesetaraan yang dijalankan di dalamnya. Sedangkan kesetaraan menurut KBBI, mempunyai asal kata 'setara' yang berarti sejajar atau sama tingkatannya. Kesetaraan manusia yang banyak sekali digaungkan, kesetaraan yang tidak memandang suku, agama, ras, hingga gender. Karena yang membedakannya adalah tingkat ketakwaan kita kepada Sang Pencipta.[6]Mayoritas orang yang menyuarakan kesetaraan tetapi alergi terhadap perbedaan.[7] Mereka ingin kesetaraan, tetapi lupa bahwa setiap orang itu berbeda. Mungkin memang benar kita harus setara dalam beberapa hal, tetapi tidak semua hal bisa terhadap kesetaraan harus berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap keragaman. Jika kita memisahkannya, maka tidak akan ada titik temu dalam kesetaraan sebagaimana yang diinginkan, dengan individu yang beragam latar belakang. 1 2 3 Lihat Sosbud Selengkapnya Keragaman harus dikaitkan dengan ke- setaraan, karena ...a. keragaman tanpa kesetaraan akanmemunculkan keterbelakangankeragaman tanpa kesetaraan akanmemunculkan ketinggalan teknologiC. keragaman tanpa kesetaraan akanmemunculkan ketinggalan budayad. keragaman tanpa kesetaraan akanmemunculkan diskriminasi​ JawabanA. Keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan bermanfaat Pengguna Brainly Pengguna Brainly JawabanKeragaman harus dikaitkan dengan kesetaraan, karena terhindar dari diskriminasi dan perpecahan.» PembahasanKeberagaman merupakan kondisi dimana masyarakat terdapat perbedaan -perbedaan di suatu bidang. Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai keberagaman Sumber Daya Alam yang berlimpah dan juga keragaman suku, agama, ras bahasa, serta satu cara menyikapi keberagaman adalah dengan mempelajari budaya Indonesia dan mempertahankan keragaman budaya agar punah, serta dengan kesetaraan sosial agar terhindar dari dampak negatif yaitu diskriminasi dan perpecahan.» Pelajari lebih lanjutUpaya pengembangan dan pelestarian kebudayaan nasional meningkatkan kebudayaan bahasa yang dapat dilakukan agar kita dapat melestarikan keanekaragaman dalam masyarakat Detail jawabanMapel PpknKelas VII SMPMateri Keragaman Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal IkaKode keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan diskrimina keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan keterbelakangan keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan ketinggalan budaya keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan ketinggalan teknologi Semua jawaban benar Berdasarkan pilihan diatas, jawaban yang paling benar adalah A. keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan diskrimina. Dari hasil voting 987 orang setuju jawaban A benar, dan 0 orang setuju jawaban A salah. Keragaman harus dikaitkan dengan kesetaraan, karena keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan diskrimina. Pembahasan dan Penjelasan Jawaban A. keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan diskrimina menurut saya ini yang paling benar, karena kalau dibandingkan dengan pilihan yang lain, ini jawaban yang paling pas tepat, dan akurat. Jawaban B. keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan keterbelakangan menurut saya ini 100% salah, karena sudah melenceng jauh dari apa yang ditanyakan. Jawaban C. keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan ketinggalan budaya menurut saya ini juga salah, karena dari buku yang saya baca ini tidak masuk dalam pembahasan. Jawaban D. keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan ketinggalan teknologi menurut saya ini salah, karena dari apa yang ditanyakan, sudah sangat jelas jawaban ini tidak saling berkaitan. Jawaban E. Semua jawaban benar menurut saya ini salah, karena setelah saya cari di google, jawaban tersebut lebih tepat digunkan untuk pertanyaan lain. Kesimpulan Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa disimpulkan pilihan jawaban yang benar adalah A. keragaman tanpa kesetaraan akan memunculkan diskrimina Jika masih punya pertanyaan lain, kalian bisa menanyakan melalui kolom komentar dibawah, terimakasih.

keragaman harus dikaitkan dengan kesetaraan karena