FungsiKepala Silinder - Pada sistem pembakaran mesin khususnya mesin kendaraan motor atau mobil selain silinder blok beserta komponen penunjang lainya terdapat kepala silinder (cylinder Head) yang terikat pada silinder blok tersebut. Komponen kepala silinder ini menempel tepat diatas silinder blok, kepala silinder ini menempel di silinder blok diantara gasket yang menempel di tengah-tengah Sedangkankomponen yang ada dalam PGM - Fi tersebut beserta fungsinya antara lain adalah : 1. MIL ( Malfunction Indocator Lamp ) Komponen yang pertama adalah MIL (Malfunction Indocator Lamp ). MIL ini merupakan lampu indikator yang berada di speedometer ( pada umumnya berwana kuning ) yang berfungsi sebagai penanda pada pemakai sepeda motor KomponenUtama Mesin Sepeda Motor. Komponen utama pada mesin sepeda motor yaitu: Kepala silinder (cylinder head) Blok silinder mesin (cylinder block) Bak engkol mesin (crankcase) Jadi, tiga bagian utama tersebut merupakan tulang punggung bagi kendaraan bermotor roda dua. Pada tahap pertama mempelajari mesin secara teori maupun praktek, terlebih Berikutini adalah komponen dari shockbreker depan sepeda motor Honda: Slider Garpu: adalah rumah atau casing dari semua komponen shockbreker depan.Slider garpu juga sebagai wadah dari minyak shockbreker. Sil Oli: berguna untuk menjaga minyak shock tidak keluar dari Slider garpu. Cincin stopper: berguna untuk menahan agar sil oli tidak bergerak ke atas, akibat adanya tekanan dari minyak shock. Bagiorang yang berkutat di dunia otomotif pasti tidak asing dengan benda kecil ini, yaitu busi. Seperti yang kita ketahui busi adalah bagian mesin yang fungsinya sangat penting untuk kendaraan terutama pada sepeda motor dan mobil. Terkadang perangkat kecil dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada kendaraan. Busi memiliki berbagai macam lBJtmFN. Sejeworks – Akhirnya setelah sekian lama bisa nongol kembali diranah per motoran di dunia roda dua he... he... Kali ini yang mau diomongin tentang komponen – komponen mesin sepeda motor 4 tak, mulai dari mesin bagian atas, kanan, kiri dan tengah. Sebenarnya masalah mesin sudah sering kali kita omongin tapi kali lebih kepada mesin sepeda motor 4 tak tipe bebek dan sport. Sementara tipe matic next time ya bro.... yang sabar ya he... he.. Mesin Sepeda Motor Pada prinsipnya mesin sepeda motor menggunakan mesin Otto atau mesin bensin alias motor bakar, kenapa disebut mesin Otto ? karena penemunya adalah Nikolaus August Otto. Mesin bakar adalah jenis mesin yang menimbulkan gerak mekanis dengan membakar bahan bakar, motor bakar sebenarnya bisa dibagi menjadi dua golongan yaitu motor pembakaran dalam internal combustion engine dan pembakaran luar external combusian engine. Motor pembakaran dalam yaitu mesin yang gerakannya dihasilkan dari pembakaran yang terjadi didaalam disilinder, yang termasuk kelompok ini mesin Otto, mesin diesel, mesin wangkel / rotari dan gas turbin. Sedangkan motor pembakaran luar yaitu mesin yang pembkarannya terjadi diluar. Energi yang dihasilkan dari pembakaran berupa gas yang kemudian dipindahkan ke mesin melalui beberapa dinding pemisah. Contohnya adalah mesin uap. Nah... karena blog yang paling keren menurut emak gua ini membahas motor jadi balik lagi ke rulenya yaitu sepeda motor, motor bensin ditinjau dari susunan silindernya dibedakan menjadi 6 jenis bro.. yaitu mesin sebaris, masin V, mesin radial, mesin horizontal dan mesin berhadap - hadapan. Sedangkan ditinjau dari cara kerjanya motor bakar dibedakan menjadi 2 yaitu motor 4 langkah dan motor 2 langkah. Untuk lebih jelas ini linknya bro... Komponen Mesin Motor 4 Tak dan Fungsinya Pada sepeda motor hampir semua komponen mulai dari transmisi, kopling, berada dalam satu mesin. Tidak seperti mobil atau kendaraan roda 4 yang semua semua komponennya terletak terpisah bukan dalam satu wadah. Tapi pada sepeda motor antara mesin crank shaft, piston dan headsilinder, kopling dan transmisi / pemisah tenaga berada dalam satu wadah sehingga lebih simpel dan tidak membutuhkan banyak ruang. Tapi memang pada model tertentu ada mesin sepeda motor yang setiap komponennya tidak berada dalam satu wadah atau bisa dikatakan terpisah tapi ini sangat jarang sekali. Karena pada umumnya mesin sepeda motor hampir mempunyai kontruksi mesin yang sama, yaitu mesin sebelah kanan berisi kopling, sebelah kiri berisi magnet, mesin tengah berisi crank shaft dan gear rasio, sementara mesin bagian atas berisi sistem klep dan noken as untuk motor 4 langkah. Bagian – Bagian Mesin Sepeda Motor Pada motor bebek dan sport mempunyai beberapa persamaan kontruksi mesin, hanya yang menjadi perbedaan adalah sistem kopling, jika kopling motor bebek dilengkapi dengan 2 kopling yaitu kopling ganda dan kopling plat gesek. Tapi pada motor sport hanya dilengkapi dengan kopling plat gesek, dan untuk motor dengan pendingin radiator akan ditambah dengan pompa radiator yang posisi kadang berada bagian head silinder atau di blok kopling. Untuk lebih jelasnya langsung saja check it dot ya bro... Komponen Mesin Sepeda Motor Bagian Tengah Pada mesin sepeda motor bagian tengah biasanya akan terdiri dari crank shaft atau kruk as, gear transmisi, balancer untuk model tertentu, dan kick starter. Kruk as alias stang seher dan bandulnya berfungsi untuk menyalurkan tenaga yang dihasilkan oleh piston karena mengkompresi bahan bakar. Balancer sebagai penyeimbang putaran dari kruk as, tapi balancer hanya terdapat pada sepeda motor jenis premium / mahal sehingga jarang sekali ditemukan pada motor jenis bebek. Contoh sepeda motor yang memakai balancer Honda CBR250, Yamaha R25, Honda CBR150R, Suzuki Satria FU dan masih banyak lagi. Sementara gear transmisi berisi gear gigi, shift drum dan shift fork yang berfungsi sebagai perubah tenaga dan percepatan dari kopling sesuai kebutuhan perbandingan gear, transmisi pada sepeda motor biasanya mencapai gigi 4, 5 dan 6. Transmisi berisi roda – roda gigi dengan perbandingan tertentu yang membedakan pada putaran poros engkol dengan kecepetan putar batang penggerak. Ini bro artikel terkait.. Komponen Mesin Sepeda Motor Bagian Kanan Pada bagian blok mesin sebelah kanan sepeda motor bebek dan sport berisi sistem kopling, pompa oli, filter oli dan as perseneling yang menggerakan shift drum. Terkadang pada blok sebelah kanan terdapat pompa air radiator yang dihubungkan ke pompa oli. Komponen Mesin Sepeda Motor Bagian Kiri Sedangkan pada mesin sebelah kiri terdapat keteng rantai mesin, magnet dan lilitan spul, memang pada model tertentu ada sepeda motor yang tidak memakai keteng sebagai penghubung antara kruk as dan noken as untuk menggerakan klep. Biasanya mesin dengan posisi sudut ruang bakarnya 90 derajat / horizontal memakai push rod sebagai pengganti keteng. Komponen Mesin Sepeda Motor Bagian Atas Untuk komponen mesin sepeda motor bagian atas terdiri dari klep, noken as, pegas klep, piston dan lifter tensioner. Nah untuk masalah pada part – part tersebut cari sendiri saja ya bro... Akhir kata dari gua sekian dulu dan jangan lupa safety firts, keep riding no arogan salam satu aspal... wor... wor.. Artikel kali ini membahas tentang komponen komponen sepeda motor, Secara garis besar sepeda motor memiliki 3 komponen utama yaitu bagian listrik, mesin dan bagian kelistrikan. Jika sobatmodifikasi motormemahami secara mendalam tentang ketiga komponen utama sepeda motor ini maka sudah dapat dipastikan Anda adalah orang yang jago dalam ahli urusan otomotif kendaraan roda dua ini. Kali ini penyusunan artikel ini lebih terfokus kepada bagian komponen mesin. Ada berbagai nama komponen mesin sepeda motor dan fungsinya yang akan dibahas di sini. Mesin sendiri merupakan salah satu bagian terpenting dalam sepeda motor. Sebab mesin berfungsi sebagai penggerak utama yang akan sangat mempengaruhi terhadap performa sepeda motor. Berbicara tentang bagian permesinan sepeda motor, bagian ini sendiri terbagi ke dalam tiga komponen besar yaitu kepala silinder, block silinder, serta bak engkol. Ketiga komponen utama mesin sepeda motor ini merupakan tulang punggung dalam permesinan kendaraan roda dua. Untuk lebih jelasnya berikut nama komponen mesin sepeda motor dan fungsinya secara lengkap yang penting untuk Anda ketahui. Daftar Nama Komponen Mesin Sepeda Motor dan Fungsinya yang WAJIB Untuk Anda Ketahui! 1. Kepala Silinder Cylinder Head Nama komponen mesin sepeda motor dan fungsinya yang pertama adalah Kepala Silinder. Kepala silinder atau cylinder head memiliki fungsi utama sebagai penutup lubang silinder pada blok silinder dan juga sebagai tempat dudukan busi mesin. Kepala silinder bertumpu di atas blok silinder yang titik tumpunya sendiri dipasang atau direkatkan oleh gasket yang berguna untuk mencegah terjadinya kebocoran kompresi mesin. Kepala silinder terbuat dari bahan alumunium campuran yang bertujuan agar tahan terhadap karat dan juga tahan terhadap serangan suhu tinggi yang panas serta melindungi dari konstruksi ringan. Pada bagian kepala silinder biasanya terdapat sirip-sirip yang berfungsi untuk membantu melepaskan panas pada mesin atau yang lebih Anda kenal dengan sebutan pendingin udara. 2. Blok Silinder Cylinder Block Nama komponen mesin sepeda motor dan fungsinya selanjutnya adalah Cylinder Block atau blok silinder yang mempunyai fungsi utama yaitu sebagai tempat bergeraknya piston mesin. Blok Silinder piston ini terdiri dari dua komponen yang digabung menjadi satu yaitu silinder liner dan blok silinder yang keduanya saling melekat satu sama lainnya. Silinder liner dan blok silinder ini dibuat secara terpisah, hal ini sebagai antisipasi ketika silinder liner keausan secara berlebihan yang diakibatkan terjadinya gesekan dengan piston mesin, maka silinder liner ini dapat diganti. Sedangkan untuk blok silinder mesin sendiri dibuat dengan beberapa syarat-syarat tertentu yaitu tahan terhadap panas atau keadaan suhu yansg tinggi, tahan terhadap gesekan serta bisa menghantarkan panas dengan baik. Pada bagian silinder liner yang mendapat gesekan langsung dengan piston mesin dilengkapi dengan pelumas yan bertujuan untuk mencegah terjadinya keausan pada silinder liner. Namun faktanya meski sudah diberikan pelumas tetap saja keausan pada silinder liner ini tidak dapat dihindari. Sebagai upaya lain yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pengecekan secara rutin terhadap silinder liner ini dengan memanfaatkan bantuan dial indicator. Pada bagian dinding silinder sepeda motor juga terdapat sirip-sirip yang berfungsi sebagai pending mesin melalui udara yang masuk ke dalam mesin melalui sisi-sisi cela sirip tersebut. 3. Bak Engkol Mesin Crankcase Nama komponen mesin sepeda motor dan fungsinya yang harus Anda ketahui selanjutnya adalah bagian bak engkol mesin. Pada bagian yang satu akan memberikan informasi secara lengkap tentang bak engkol mesin sepeda motor. Bak engkol mesin atau crankcase adalah komponen yang memiliki fungsi khusus rumah dari beberapa komponen-komponen mesin bagian yang ada di dalamnya, yaitu kopling mesin, generator atau alternator, pompa oli, gigi transmisi, penampung oli dan juga poros engkol. Bak engkol mesin sendiri terbuat dari bahan alumunium die canting dengan sedikit campuran logam dan letak dari bak engkol ini berada pada bagian bawah silinder mesin. Pada pembahasan di atas menjelaskan tentang nama komponen mesin sepeda motor dan fungsinya secara garis besarnya saja, sedangkan bagi Anda yang membutuhkan penjelasan lebih mendetail tentang nama-nama komponen sepeda motor dan fungsinya secara lebih terperinci dapat Anda pahami pada penjabaran berikut ini. 4. Torak Piston Komponen pada mesin sepeda motor, memang tidak jauh beda konstruksinya dengan mesin mobil. Namun, bentuk dari bagian mesin motor ada yang berbeda dengan mesin mobil. Ini dikarenakan mesin motor harus bisa menyesuaikan aspek penataan ruang yang minimalis serta bobot yang juga tak terlalu besar agar motor bisa enteng. Lantas, apa saja nama-nama komponen pada mesin motor 4 tak ? simak selengkapnya dibawah. Secara umum, mesin pada sepeda motor dibagi dalam 4 wilayah utama yakni ; Mesin bagian tengah, yang terdiri dari gear transmisi dan engkolan mesin. Mesin bagian atas, bagian ini terdiri dari blok silinder hingga kepala silinder. Mesin bagian kiri, bagian yang terdiri dari sistem pengisian mesin. Mesin bagian kanan, kalau ini terdiri dari mekanisme kopling baik kopling manual atau sentrifugal. Kalau dibahas tuntas memang satu unit mesin motor itu terdiri dari mesin utama hingga gigi output transmisi. Namun yang akan kita bahas disini hanyalah komponen utama mesin motor. Nama Komponen Mesin Motor 4 Tak Beserta Fungsinya 1. Head cylinder Head cylinder atau kepala silinder adalah blok mesin bagian atas yang memiliki fungsi bermacam-macam. Dari mulai sebagai tempat pembakaran mesin, juga sebagai tempat mekanisme katup bekerja. Bentuk kepala silinder itu sebenarnya seperti silinder karena mengikuti blok mesin yang juga berbentuk silinder. Namun, dibagian luar silinder ini terdapat mekanisme katup serta saluran udara mesin. Sehingga bentuknya tidak lagi seperti silinder melainkan lebih condong ke bentuk kotak. Apalagi untuk motor dengan pendingin udara alami, bagian terluar dari kepala silinder akan dipenuhi oleh sirip udara. Yang berfungsi untuk melepaskan panas dari mesin ke udara bebas. 2. Block cylinder Silinder blok adalah komponen yang secara fisik memiliki kesamaan dengan kepala silinder. Karena berbentuk agak kotak yang dipenuhi dengan sirip udara. Fungsi blok silinder adalah sebagai rumah utama sebuah mesin. Ini karena gerakan naik turun piston berlangsung di komponen ini. Tapi, kalau anda lihat blok silinder pada mesin mobil dan mesin motor itu sangat berbeda. Blok silinder pada mobil umumnya tergabung dengan crankcase. Sementara blok silinder motor, bisa dilepas dari crank case ruang engkol. Desain semacam ini, memudahkan kita ketika akan melepas blok silinder tanpa menurunkan mesin. Ada beberapa kondisi dimana blok silinder harus dilepas, karena pada motor blok silindernya bisa dipisahkan dengan crankcase, maka untuk melepasnya kita tidak perlu membongkar mesin bagian tengah. Sehingga nantinya, piston akan tetap terpasang pada poros engkol namun blok silinder bisa dilepas. 3. Bak transmisi Bak transmisi atau blok transmisi adalah komponen paling besar pada mesin sepeda motor. Karena komponen ini menjadi rumah bagi poros engkol mesin dan sistem pemindah daya motor kopling dan transmisi. Fungsi blok transmisi adalah sebagai housing bagi sebagian besar komponen mesin sepeda motor, seperti kopling, poros engkol, magnet and spul, gearbox dan engkolan mesin. 4. Piston Piston berfungsi untuk mengubah volume didalam silinder. Perubahan volume ini, akan menimbulkan efek vakum dan kompresi yang digunakan untuk mendapatkan pembakaran secara berkelanjutan. Piston hanya bekerja naik turun didalam silinder. Gerakan naik piston akan menimbulkan efek kompresi didalam silinder karena volume silinder mengecil. Sementara gerakan kebawah piston, akan menimbulkan efek hisapan karena ada pembesaran volume. 5. Ring piston Ring piston adalah komponen berbentuk lingkaran yang terletak dibagian samping luar piston. Fungsinya ada dua, yakni untuk mencegah kebocoran kompresi dan mencegah oli dari poros engkol masuk ke ruang bakar. Ring ini diperlukan karena diameter piston dibuat jauh lebih kecil dibandingkan diameter silinder. Ada tiga buah ring piston dalam satu piston yakni ; Ring kompresi, adalah dua ring yang letaknya paling atas. Fungsinya untuk mencegah kebocoran kompresi Ring oli, adalah ring paling bawah yang berfungsi mencegah oli bocor ke ruang bakar. 6. Connecting rod Connecting rod atau batang piston adalah batang besi yang terletak dibagian bawah piston. Fungsinya untuk menyalurkan gerakan naik turun piston ke piros engkol. Namun, sambungan antara connecting rod dan piston, memiliki engsel. Ini karena ujung satunya big end terhubung ke poros engkol dan posisi poros engkol yang berputar sehingga connecting rod harus bisa bergerak mengikuti putaran engkol. 7. Klep/katup Fungsi katup adalah sebagai pintu bagi udara untuk bisa keluar masuk mesin. Ada dua buah katup yakni katup intake yang mengatur pemasukan udara bersih dari intake dan katup exhaust yang mengatur pengeluaran gas sisa pembakaran ke knalpot. Siapa yang menggerakan katup ? itu adalah tugas dari mekanisme katup yang digerakan oleh crankshaft mesin. 8. Mekanime penggerak katup Mekanisme katup berfungsi untuk mengatur pembukaan katup intake dan katup exhaust agar sesuai timming pada segala RPM. Mekanisme katup yang digunakan pada motor umumnya menggunakan tipe OHC dimana sebuah rantai keteng ditambahkan untuk menghubungkan poros nok/camshaft dengan crankshaft. Selain tipe OHC, sekarang juga banyak digunakan jenis mekanisme katup DOHC. Secara umum DOHC dan OHC itu sama, tapi untuk DOHC sudah memiliki 4 katup dan dua buah poros nok dalam satu silinder. 9. Poros engkol Fungsi crankshaft atau poros engkol adalah untuk mengubah gerakan naik turun dari piston ke gerakan rotasi. Pengubahan ini menggunakan prinsip engkolan sepeda, dimana gerakan naik turun dari kaki kita, diubah ke bentuk putaran oleh kayuhan sepeda. Namun pada poros engkol motor ada perbedaan, karena mesin motor umumnya memiliki silinder tunggal maka poros engkol akan dilengkapi dengan dua beban melingkar yang terletak disamping crankshaft. 10. Intake manifold Intake manifold berfungsi untuk sebagai selang yang menghubungkan udara dari karburator menuju saluran masuk mesin. Bentuk selang ini cukup simple, karena hanya berbentuk saluran memanjang. Bahan yang digunakan biasanya besi ringan, namun sekarang banyak juga yang menggunakan bahan plastik untuk semakin meringankan beban mesin. 11. Knalpot Knalpot adalah saluran yang berfungsi mengalirkan gas sisa pembakaran yang keluar dari mesin. Selain itu, knalpot juga berfungsi untuk meredam suara mesin sehingga suara yang dihasilkan lebih halus dan tenang, Pada knalpot motor, terdapat beberapa komponen antara lain ; Leher knalpot, komponen ini memanjang dari saluran exhaust mesin ke bagian head knalpot. Head knalpot, merupakan bagian knalpot yang berfungsi menghubungkan bagian leher knalpot dengan mufler. Bagian ini bentuknya hampir sama dengan leher knalpot namun ada pembesaran diameter. Mufler, merupakan tempat untuk meredam suara mesin. Biasanya mufler menggunakan lapisan busa sebagai peredam suara. Sekian Penjelasan Dari Kami Semoga Bermanfaat Ilustrasi mesin sepeda motor. Automotif – Sepeda motor adalah salah satu alat transportasi yang jumlah populasinya sangat banyak sekali jika dibandingkan dengan alat transportasi lain. Bahkan di kota-kota tiap rumah kebanyakan memiliki sepeda motor lebih dari satu. Sepeda motor yang biasa kita pakai memiliki banyak komponen? Itu juga alasan mengapa industri sepeda motor tidak dapat di tutup, karena di dalam sepeda motor ada ribuan komponen yang otomatis dan ada banyak perusahaan juga yang memproduksi komponen-komponen tersebut. Mematikan produksi sepeda motor sama artinya dengan mematikan ratusan atau bahkan ribuan perusahaan pembuat komponen sepeda motor tersebut. Lalu apa saja komponen sepeda motor itu. Berikut adalah nama nama komponen pada mesin sepeda motor beserta fungsinya 1. Kepala Silinder Cylinder Head Head Cylinder Kepala silinder ini terletak pada bagian atas mesin dengan fungsi utama sebagai pembentuk ruang bakar dan sebagai tempat terpasangnya busi. Komponen ini terbuat dari bahan paduan aluminium untuk menahan tekanan hasil pembakaran dan kompresi, juga dapat membuang panas dengan lebih baik untuk pendinginan mesin. Pada kepala silinder terdapat katup buang dan hisap serta mekanisme penggerak seperti cam shaft, rocker arm, dan tuasnya serta gear cam shaft. Untuk mesin dua tak pada silinder umumnya hanya terdapat busi dengan konstruksi yang lebih sederhana. Kerusakan kepala silinder antara lainnya adalah ketidakrataan kepala silinder, bocornya katup dudukan katup dan keausan dudukan bearing. 2. Katup/Klep Valve Katup/Klep/Valve Katup berfungsi untuk membuka dan menutup. Katup hisap digunakan untuk membuka dan menutup saluran hisap atau saluran masuk dan katup buang digunakan untuk membuka dan menutup saluran buang. Membukanya katup dikarenakan akibat gerakan atau tekanan poros nok, sedangkan menutupnya katup akibat gaya pegas. 3. Bos Katup Valve Guide Valve Guide Bos katup berfungsi sebagai penghantar katup saat bekerja bolak-balik untuk membuka dan menutup. Dengan adanya bos katup memungkinkan katup dapat menutup pada posisi yang tepat dan stabil. Celah antara katup dengan lubang bos katup sangat presisi yaitu 0,010 – 0,035 mm, dengan celah yang sempit bila pelumasan kurang baik maka bos katup maupun batang katup akan cepas aus. Keausan batang katup maupun bos katup menyebabkan penutupan katup tidak stabil karena katup bergetar, selain itu oli pelumas dari kepala silinder dapat melewati celah antara katup, dengan batang katup masuk ke selinder maupun ke exhaust gas, sehingga menimbulkan endapan pada batang katup dan menimbulkan asap putih pada exhaust gas. 4. Pegas Katup Valve Spring Valve Spring Pegas katup berfungsi sebagai gaya untuk mendorong katup menutup saat katup terbuka akibat tertekan poros nok dan menjaga agar katup dapat menutup dengan rapat. 5. Rocker Arm Pelatuk Katup Rocker Arm Pelatuk katup rocker arm berfungsi sebagai tuas pengungkit, dimana bila salah satu ujungnya mendapat tekanan nok maka ujung yang lain akan menekan katup. Rocker arm selalu bergesekan dengan poros nok, sehingga rocker arm dan poros nok cepat aus. Keausan pada bagian tersebut menyebabkan celah katup membesar dan suara mesin berisik. Upaya mengatasi perubahan celah dengan cara menyetel katup secara periodik, sedangkan untuk mencegah cepat aus maka bagian rocker arm yang bergesekan dikeraskan dan juga melakukan pelumasan komponen yang baik. 6. Noken As Noken As Poros bubungan merupakan komponen yang berfungsi untuk merubah gerak putar menjadi gerak bolak-balik untuk membuka katup. Bagian poros nok yang menyebabkan gerak bolak-balik adalah bagian yang menonjol atau nok. Terdapat dua nok yaitu nok untuk katup masuk dan nok untuk katup pada poros bubungan yaitu keausan pada nok dan kerusakan bearing. 7. Blok Silinder Blok Silinder Blok silinder sebagai tempat pembakaran campuran bahan bakar dengan udara untuk mendapatkan tekanan dan temperatur yang tinggi. Akibat adanya tekanan tinggi dan gesekan-gesekan antara piston dengan dinding silinder, maka silinder dan piston akan mengalami keausan. Jenis sepeda motor yang menggunakan sistem pendinginan udara, pada bagian luar silindernya terdapat sirip-sirip untuk mempertinggi efisiensi pendinginan. Pemeriksaan yang perlu dilakukan adalah pemeriksaan dinding silinder terhadap goresan dan dan catat diameter dalam silinder pada tiga tempat dan ketinggian pada poros x dan y. Kemudian disesuaikan dengan standar pada buku manualnya. 8. Piston Piston Piston mempunyai bentuk seperti silinder. Bekerja dan bergerak secara translasi gerak bolak-balik di dalam silinder. Piston bagian atas membentuk ruang pembakaran dan memutar poros engkol melalui batang piston connecting rod dan untuk membuka maupun menutup lubang- lubang silinder. Akan tetapi fungsi utama dari piston adalah menerima tenaga hasil pembakaran dan diteruskan ke poros engkol melalui batang piston connecting rod. Piston harus mempunyai sifat tahan terhadap suhu tinggi, ringan, angka pemuaian kecil, tahan terhadap gesekan, dan mempunyai daya hantar panas yang baik. Kerusakan pada piston yaitu keausan pada dinding piston, kepala piston berlubang, dan keausan pada lubang pena piston. 9. Ring Piston Ring Piston Fungsi ring piston adalah untuk mempertahankan kerapatan antara piston dengan dinding silinder agar tidak ada kebocoran gas dari ruang bakar ke dalam bak mesin. Ring piston dipasang di dalam alur pada piston. Diameter luar ring piston sedikit lebih besar dibandingkan dengan piston. Ketika dipasang pada piston, karena ring itu elastis maka ring tersebut akan mengembang dan menutup dengan rapat dinding silinder. Ring piston dibuat dari baja tuang spesial sehingga tahan lama dan tidak merusak dinding silinder.🟪 Ring piston mempunyai tiga peranan penting antara laina. Mencegah kebocoran campuran udara dan bensin dan gas pembakaran yang melalui celah antara piston dengan dinding silinder kedalam mesin selama langkah kompresi dan langkah Mencegah minyak pelumas yang melumasi piston dan dindingsilinder masuk keruang Memindahkan panas dari torak kedinding silinder untuk membantu mendinginkan piston. 10. Pena Piston Pena Piston Pena piston berfungsi untuk mengikat piston terhadap batang piston. Selain itu, pena piston berfungsi sebagai pemindah tenaga dari piston ke batang piston agar gerak bolak balik dari piston dapat diubah menjadi gerak berputar pada poros engkol. Kerusakan yang terjadi pada pena piston yaitu keausan. Keausan dapat diakibatkan pe lumasan yang kurang maksimal atau penggunaan komponen yang terlalu lama. 11. Rantai Mesin Rantai Mesin Rantai mesin berfungsi untuk meneruskan puataran poros engkol ke poros nok. Agar tidak berisik dan poros nok dapat menggerakkan katup dengan saat yang tepat, rantai mesin ditahan penghantar rantai mesin cam chain guide dan penegang rantai cam chain tensioner. 12. Batang Piston Connecting Rod Connecting Rod Berfungsi menghubungkan piston ke poros engkol dan meneruskan tenaga pembakaran yang diterima piston ke poros engkol. Bagian ini terdiri dari lubang atas small end, tangkai, dan lubang besar big end. Pada batang piston juga terdapat lubang oli berfungsi untuk jalur pelumasan. Kerusakan batang piston yaitu kekocakan pada small and, kekocakan big end. Kekocakan diakibatkan keausan pada lubang small end, big end. Selain itu keausan dapat terjadi pada pena small end, pena big end dan bearing pada small end. 13. Kopling Kopling Kopling ditempatkan antara mesin dan transmisi, menghubungkan dan melepaskan mesin dari transmisi ketika mulai atau saat mesin akan berhenti atau memindahkan gigi. Untuk meneruskan perputaran rumah kopling ke pusat kopling dipakai susunan kanvas kopling dan pelat-pelat baja yang saling bersentuhan. Kanvas kopling mengikuti gerak memutar rumah kopling, sedangkan pelat-pelat baja mengikuti gerak memutar pusat kopling. Agar kanvas kopling dan pelat- pelat baja berputar bersama-sama sebagai satu kesatuan maka akan ditekan bersama-sama oleh pegas-pegas yang mengurangi tekanan pegas atas susunan kanvas kopling/ pelat baja, maka kopling akan slip, yaitu perputaran rumah kopling tidak diteruskan seluruhnya ke pusat kopling. Bila tekanan pegas atas susunan kanvas kopling/ pelat baja ditiadakan, maka pusat kopling tidak digerakkan lagi oleh perputaran rumah kopling. Bagian yang mengatur besarnya tekanan pegas atas susunan kanvas kopling/ pelat-pelat baja adalah pelat pengangkat lifter plate yang digerakkan oleh handle kopling. 14. Poros Engkol Poros Engkol Tenaga yang digunakan untuk menggerakkan roda kendaraan dihasilkan oleh gerakan piston. Gerakan piston diteruskan oleh pena piston dan batang piston, yang diubah menjadi gerak berputar pada poros engkol. Jadi poros engkol berfungsi untuk mengubah gerak bolak balik piston di dalam silinder menjadi gerak berputar melalui pena piston dan batang piston dan juga untuk menjaga kestabilan gerak piston di dalam langkah-langkah selanjutnya. Demikian beberapa komponen utama yang terdapat pada mesin sepeda motor, semoga bermanfaat. Penulis Singgih Satria Pamungkas

komponen mesin sepeda motor beserta fungsinya