Dia mengaku produk ecoprint sudah pernah ikut pameran di berbagai negara, seperti Jepang, Malaysia, Singapura, dan Filipina. Sementara untuk harga, Pintya pun mematok harga produknya variatif. Untuk produk masker ecoprint mimslanya dijual mulai Rp 19.000 hingga Rp 22.500. Sedangkan untuk baju dan kain, berkisar Rp 250.000 sampai Rp 1,5 juta.
pewarnaan ecoprint. Teknik ecoprint merupakan suatu proses untuk mentransfer warna dan bentuk ke kain melalui kontak langsung (Flint, 2008). Teknik ecoprint memanfaatkan bahan-bahan dari bagian tumbuhan yang mengandung pigmen warna seperti daun, bunga, kulit batang, dll. Adapun beberapa macam cara yang dapat digunakan
Konsep ekslusivitas motif dan ramah lingkungan membuat produk fesyen ecoprint semakin diminati. Ecoprint merupakan teknik memberi motif atau pola pada bahan baku yang biasanya berupa kain menggunakan bahan alami seperti daun dan bunga. Peluang bisnis ecoprint ini salah satunya dilirik oleh mantan karyawan Bank Central Asia, Handini Sri Winahyu.
Untuk menghasilkan corak yang indah, Agus juga menyebut, masih menggunakan dedaunan dan bunga yang biasanya dipakai. Tidak ada tanaman khusus dalam pembuatan ecoprint pada kulit hewan ini. Dia memastikan, daun dan bunga apa saja yang biasanya dimanfaatkan untuk ecoprint pada kain blangket, juga bisa digunakan pada kulit hewan.
Hal ini dikarenakan beberapa faktor dan salah satunya adalah teknik eco printing yang digunakan. Jika dilihat dari cara printing atau pembuatan motifnya, teknik eco printing dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu: a. Teknik Pounding (Dipukul) Pounding printing merupakan teknik pembuatan motif pada kain dengan cara dipukul. Proses pengerjaan kain
Bb0QRPU.
jenis daun dan bunga untuk ecoprint