perlakuan tiga taraf rasio baris betina : jantan (R), yaitu 4:1 (R1), 5:1 (R2), dan 6:1 (R3). Faktor kedua (R) tersarang dalam faktor pertama (V) dan diulang sebanyak tiga kali, sehingga didapatkan total 18 satuan percobaan (plot). Induk tanaman terdiri dari induk betina (F), induk jantan 1 (M1), dan induk jantan 2 (M2). Perbedaan antara M1 dan IV.HASIL DAN PEMBAHASAN A. Nisbah Kelamin Jumlah sampel ikan pari yang diperoleh selama penelitian sebanyak 72 ekor yang terdiri dari 29 ekor ikan jantan dan 43 ekor ikan betina, dengan demikian, nisbah kelamin ikan pari jantan dan betina adalah 1,00 : 1,48 dapat dilihat pada Tabel 3, Lampiran 1, dan Lampiran 2. dan betina 1 : 0,85 (Amarasiri dan Joseph, 1986). Perbedaan jumlah ikan jantan dan betina di berbagai daerah termasuk Teluk Bone sangat dipengaruhi o leh berbagai faktor. tanaman induk jantan dan betina (r), pemberian pupuk boron (b), dan interaksi antara rasio tanaman dan pupuk boron (r*b) tidak menunjukan adanya perbedaan yang nyata terhadap umur berbunga tanaman jantan jagung manis. Umur rata-rata berbunga 59,2 HST. Hal ini diduga umur berbunga lebih dipengaruhi oleh faktor genotipe tanaman, dan genotipe 48 Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis, September 2018, hal. 45 – 50 Vol. 8 No. 2 e-ISSN: 2620-9403 p-ISSN: 620-939X berat sapih 90 hari kambing PE jantan dan menunjukkan bahwa PBBH tersebut tidak betina masing-masing 19,82 ± 0,19 kg dan dipengaruhi (P>0,05) oleh perbedaan tipe 18,62 ± 2,01 kg. fAFC.

perbedaan pbass mono jantan dan betina